/Seed JKT, Brunch Cafe di Kemang
Seed JKT

Seed JKT, Brunch Cafe di Kemang

Yeay yeay yeay!! Gak kerasa sebentar lagi udah mau libur panjang nih hhehe. Ada tanggal merah buat nyoblos pemilu 17 April dan Hari Jumat Agung pada 19 April. Tanggal 18-nya? Kejepit, bisa cuti lah ya. Nah, biasanya kalau lagi liburan itu pasti banyak banget yang bangun tidurnya kesiangan, jadi lupa sarapan. Tapi sekarang gak usah khawatir, karena kamu bisa mampir aja ke Seed JKT yang lokasinya ada di Kemang.

Okey, kenapa Seed JKT? Jadi begini ceritanya, sebelum Minrek merekomendasikan restoran brunch ini ke kamu. So pasti, Minrek udah berkunjung untuk melihat langsung restorannya dan mencicipi menu andalannya.

Filosofi nama Seed JKT

Seed JKT
Seed JKT

Ketika berkunjung ke lokasi restoran, tim Rekomen spot mendapatkan kesempatan untuk ngobrol langsung dengan ownernya dan beliau menjelaskan filosofi dari nama Seed JKT yang arti dasarnya adalah benih atau biji-bijian. Selain itu, hampir seluruh makanan di Seed JKT menggunakan biji-bijian yang homemade, sehat dan berkualitas.

“Segala sesuatu yang besar itu semuanya harus mulai dari yang kecil. Tapi, benih itu sendiri harus ditanam, dirawat, dan sampai akhirnya bisa dinikmati oleh banyak orang,” ujar Carissa selaku owner Seed JKT.

Okey, kalau kita pantau, brunch udah mulai menjadi lifestyle ya di Indonesia, terutama di Bali dan Jakarta. Tapi, sebenarnya kamu tau gak sih? Kapan Brunch mulai populer di berbagai negara?

Dikutip dari Okezone, awal eksistensi brunch hingga populer ke berbagai negara itu ada di tahun 1980-an, dimana brunch disajikan di banyak tempat dan disantap semua kalangan usia dan latar belakang profesi. Menu paling populer adalah egg Benedict yang merupakan sajian brunch di New York City, meskipun kadang hidangan lokal juga jadi makanan andalan. 

Carissa juga sedikit bercerita, bahwa Seed JKT terinspirasi dengan brunch culture-nya Australia yang luas banget. Tapi kenapa brunch Australia? Kenapa gak American brunch?

“Australian brunch itu sebenarnya lebih luas, jadi dia ada western-nya, tapi dia juga ada asian influence-nya. Di Australia juga sangat multikultural, jadi lebih luas aja,” lanjut Carissa

SeedJKT
Rekomenspot.id

Interior SeedJKT yang clean white

Okey, pas tim Rekomen Spot masuk ke dalam resto, nuansa clean, white, bersih dan nyaman langsung terpampang di depan mata. Seluruh ruangan didominasi dengan tempat duduk dan meja yang sangat proposional dengan mini bar yang tidak terlalu besar. Nuansa clean white ini mampu membuat pengunjungnya merasa rileks, nyaman dan fokus dengan experience makananya. Menurut Carissa, konsep interior yang diusung Seed JKT adalah timeless dengan warna putih minimalis modern, mural di dinding dan sentuhan marble hitam ibarat shower kehidupan.

SeedJKT
Rekomenspot.id

Selain interiornya yang relax abis. Seed JKT termasuk restoran brunch yang family friendly lho. Kenapa? Karena tersedia baby chair, kids menu dan no smoking area yang nyaman abis buat bawa keluarga brunch di sini.

SeedJKT
Rekomenspot.id

Spesial Jumat Agung – Hari Paskah, Seed JKT juga memberikan promo yang menarik untuk pengunjungnya. Yaitu diskon 15% untuk menu makanan yang ada telurnya. Wah wah wah, unik ya!

SeedJKT

Menu rekomendasi di Seed JKT

  • Miko’s Lava Ube (Melting purple lava ube cake with vanilla vodka sauce and ube crumbs)
  • Umami Beef Chick (8 hour slow-cooked beef cheek in Umami butter jus served with mashed potato, broccoli and onions)
  • Cold Press Juice Beet Me
SeedJKT
Rekomenspot.id

Okey segitu dulu rekomendasi dari Minrek mengenai Seed JKT. Jadi selamat mencoba dan selamat makan makanan sehat! Cheers!